Kamis, 29 Mei 2025

Korang Atau Kempis Wadah Ikan

 Korang: Wadah Ikan Tradisional dari Anyaman Bambu


Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan kekayaan budaya dan hasil alam yang melimpah, memiliki berbagai kerajinan tangan yang menggambarkan kedekatan masyarakat dengan alam. Salah satu kerajinan yang unik dan sarat makna adalah korang, sebuah wadah ikan tradisional yang dibuat dari anyaman bambu.


Apa Itu Korang?


Korang adalah wadah berbentuk tabung atau silinder yang digunakan oleh para nelayan atau masyarakat pesisir untuk menyimpan ikan hasil tangkapan.


Bahan dan Proses Pembuatan


Korang dibuat dari bambu yang dipotong tipis-tipis dan dianyam secara manual. Proses pembuatannya membutuhkan keterampilan tinggi dan ketelatenan, karena harus memastikan struktur anyaman cukup rapat agar ikan tidak lepas, namun tetap memiliki celah agar air bisa mengalir.


Langkah umum pembuatannya meliputi:


1. Pemilihan bambu: Bambu yang digunakan biasanya jenis bambu apus atau bambu tali, yang lentur namun kuat.



2. Pengolahan bambu: Bambu dipotong, dibelah, dan diraut menjadi bilah tipis.



3. Proses anyaman: Bilah-bilah bambu dianyam membentuk kerangka tabung dengan pola yang kuat dan simetris.



4. Pemasangan penutup: Salah satu ujung korang diberi penutup permanen, sedangkan ujung lainnya dibuat buka-tutup agar ikan bisa dimasukkan dan dikeluarkan dengan mudah.


Klik di sini untuk menonton video pembuatannya.

Fungsi dan Nilai Budaya


Selain sebagai alat tangkap dan penyimpan ikan, korang juga memiliki nilai budaya dan ekonomi:


Simbol kearifan lokal: Korang menunjukkan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak, tanpa merusak lingkungan.


Warisan tradisi: Kerajinan ini diwariskan turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat pesisir.


Potensi ekonomi kreatif: Korang juga bisa dikembangkan sebagai produk kerajinan tangan bernilai seni tinggi dan dijual sebagai souvenir atau dekorasi rumah.



Pelestarian di Era Modern


Dengan masuknya alat-alat modern berbahan plastik dan logam, keberadaan korang mulai tergeser. Namun, beberapa komunitas dan pegiat budaya lokal mulai mengangkat kembali nilai dan fungsi korang melalui:


Pelatihan pembuatan kerajinan anyaman bambu


Festival budaya dan pameran kerajinan lokal


Kolaborasi dengan desainer untuk inovasi produk



Kesimpulan


Korang bukan hanya sekadar wadah ikan, tetapi juga representasi dari kreativitas, kearifan lokal, dan keberlanjutan. Di tengah arus modernisasi, pelestarian korang sebagai kerajinan tradisional sangat penting agar generasi mendatang tetap mengenal dan menghargai warisan leluhur.