Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 November 2016

Puisi Senja | Sepenggal Asa Yang Masih Tersisa


Sepenggal Asa Yang Masih Tersisa



Disaat alam berubah warna
Langit senja merah jingga
Pudar menipis terganti gelap
Hilang bersama kicauan pipit kembali ke dedahan rindang

Sekeping asa yang usang
Gejolak rasa kian memudar
Dihantui rasa fesimis
Terkapar.... Terkontaminasi "racun dunia"

Sepenggal senja yang masih tersisa
Diantara bait luka dan kecewa
Diantara pengorbanan dan hinaan
Terdampar di labirin senja

Inilah ceritaku tanpa belahan jiwa
Menyimpang dari skenario yang tlah ku buat
Mungkin Tuhan rancang alur berbeda
Yang masih belum bisa ku terka.

By. Putra Aquarius

Rabu, 09 November 2016

Sketsa Senja

SKETSA SENJA

By. Putra Aquarius



Senja adalah lukisan kesunyian
Warna jingga di cakrawala menjadi pemandanganku di kesendirian

Di bangku ini ku masih duduk sendiri
Kosong disebelahku belum ada yang menemani

Biarkan ku terus di sini
Termenung menantikan seorang bidadari datang tuk menemani
Iringan bayu senja yang bertiup seakan membisikan kepiluan di jiwa ini

Senja bukanlah hari yang akan berakhir
Namun tentang rasa yang ku sembunyikan
Yang akan tampak di esok hari
Bersama indahnya mentari pagi.

Minggu, 30 Oktober 2016

Senja Ini


SENJA INI
By. Putra Aquarius

Bias senja merona jingga
Mentari sembunyi di rimbun bukit
Hening diantara awan rindu

Tetesan embun jatuh dari daun daun senja
Bagai kristal tertiup angin kesunyian
Terhempas di pucuk ilalang
Menyemburkan cahaya ke dalam kalbu

Ku telusuri jejak jejak bisu masa lalu
Diantara bangku kusam ku berdiri menatap merahnya cakrawala

Lelah aku di senja ini...
Tersungkur aku di senja ini...
Membisu aku di senja ini...

Ingin ku berlari mengejar hangat pagi
Namun waktu belum merestui.

Kamis, 27 Oktober 2016

Do'a Senja

doa-senja.jpeg
DO'A SENJA
 

Lusuh layu tertunduk bisu
Meretas angan dalam impian
Menggapai asa dalam bingkai harapan
Langkah tersendat di tepian senja.
 

Pelangi pudar bersama lenyapnya surya di cakrawala
Membeku rasa dalam raga
Dikala asa karam dalam cita
Disaat hati terhujam sebilah cinta... 

Senja seakan jadi kediaman kesunyian
Tabahkan hati sembari menanti
Merapal do'a tanpa jeda
Menanti datangnya sosok mentari pagi...

Minggu, 23 Oktober 2016

Gerimis Di ujung Senja



GERIMIS DI UJUNG SENJA

By. Putra Aquarius

Mentari pamit pada senja yang suram
 Meninggalkan lukisan senja yang muram
Seindah cinta yang telah padam
Yang hanyut dalam sunyinya malam

Halilintar pun kian menyambar
Datang bersama rintik hujan
Memecahsunyinya senja
Menghujam asa dalam dada

Detak jantung seakan terhenti
Cinta yang usang akhirnya mati...

Ketika lidah tak sanggup lagi berucap kata
Kutuangkan pada bait bait luka
Yang ku titipkan pada gerimis di ujung senja
Dan semoga sempat kau eja.




Rabu, 05 Agustus 2015

Lukisan Senja

                 LUKISAN SENJA

Indah senja menghipnotis asa. Awan jingga lukiskan seraut wajah nan cantik rupawan.
Laksana ''Dewi Malam'' dikala purnama.
Terasa sempurna mata dimanjakannya.

Pelangi jingga masih hiasi senja. Sementara ku duduk di beranda.
Termenung sendiri ditemani indahnya senja.

Dalam hati bertanya...
Masih adakah seraut wajah lukisan senja di esok hari...

Jumat, 31 Juli 2015

Aku dan senja

AKU DAN SENJA

Sendiri...
Ku kemas sepi dalam bingkai hati.
Tiada siapa yang bisa mengerti.
Hanya diri ini yang selalu menikmati.

Kuncup ilalang hanya bisa melambai kepada
lembayung di langit barat.
Yang meninggalkan bias bias jingga.
Perlahan memudar menjadi samar.

Ku masih sendiri di sini...
Entah apa yg dinanti.
Sang Dewi yang telah pergi???
Itu hanyalah mimpi.

Aku memang tak pantas memiliki bidadari.
Sang Dewi hanyalah milik Sang Dewa.
Aku hanyalah senja Yang menjemput malam.
Bersama angin...sepi...dan sunyi.

Di Balik Senja

DI BALIK SENJA
Hembusan angin menyapa lirih.
Gemersik meniup pucuk cemara.
Tubuh kian menggigil kedinginan.
Umpama lilin kecil tanpa nyala api.
Tak ada kehangatan dalam hati ini.
Mentari perlahan pergi...
Sembunyi di balik bukit.
Meninggalkan keheningan di sanubari.
Senja nan kelabu.
Mewarnai wajah nan pilu.
Bahagia yang didamba
Kini pergi entah kemana.
Ku menunggu mentari di esok hari.
Mengharap kehangatan di hati ini.
Sementara luka kusembunyikan di balik
senja......